Claudio dengan klub asal Ibu Kota Prancis itu

 

Claudio Ranieri
merasa yakin jika Kylian Mbappe bisa memenangkan penghargaan bergengsi untuk
individu sepak bola. Sepreti diketahui, pemain anyar Paris Saint-Germain (PSG)
yakni Kylian Mbappe resmi bergabung dengan klub asal Ibu Kota Prancis itu pada
pasar transfer musim panas 2017. Ia dipinjamkan dari AS Monaco dalam 1 musim ke
depan dan kontraknya berlaku sampai pada bulan Juni 2018 nanti. Di samping itu,
PSG pun memiliki opsi untuk membuat permanen status Mbappe pada akhir musim
2017 – 2018 ini. Pihak manajemen klub dikabrakan mesti rela mengeluarkan dana
sebesar 180 juta euro atau kira – kira setara dengan Rp 2,93 triliun demi
menebus Mbappe dari klub lamanya itu di bursa transfer musim panas 2018.

 

Claudio Ranieri
sendiri menilai, Mbappe adalah sosok pemain berkualitas dan mempunyai
kematangan. kecepatan, serta akurasi dalam mengolah si kulit bundar. Mbappe juga
telah menunjukkan kapasitas besarnya sebagai salah satu pemain andalan di dalam
skuad PSG sekarang ini. Pemain belia yang baru berumur 19 tahun itu bermain
sangat cemerlang pada awal musim 2017 – 2018 hingga sekarang. Dari total 25
pertandingan yang sudah dijalani, Mbappe sukses memberikan kontribusi penting
berupa 14 gol serta 13 assist pada semua kompetisi. Bahkan, Mbappe bermain
dengan konsisten sehingga menghasilkan 8 gol dan 8 assist dari 15 pertandingan
Liga Prancis pada musim ini.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

Pada pergelaran Liga
Champions dirinya tercatat baru melesakkan 4 gol dan 3 assist. Peramu taktik
Nice, Claudio Ranieri mengklaim jika Mbappe sudah menunjukkan performa gemilang
pada musim pertamanya bermain dengan menggunakan seragam kebanggaan milik Paris
Saint Germain. Tidak tanggung-tanggung, mantan pelatih Leicester City itu juga
memprediksi bahwa pemain tim nasional Prancis itu punya peluang untuk dapat
bersaing dengan para pesepak bola langganan penerima trofi Ballon d’Or ke
depannya. Sebagaimana yang dikutip dari Soccerway pada hari Selasa, 16 Januari
2018, Ranieri menuturkan bahwa sejumlah pesepakbola dunia akan kembali mendapat
pesaing berat untuk meraih Ballon d’Or.

 

Menurut pemikiran
pria berumur 66 tahun itu, Kylian Mbappe adalah sosok pemain fantastis. Oleh sebab
itu bila dirinya bisa terus mengembangkan performa, sudah pasti ia berpeluang
besar untuk memenangkan Ballon d’Or. Sedangkan jika melihat pada usia yang
sama, satu-satunya pemain yang setara dengan Mbappe di Prancis ialah Thierry
Henry. Sang peramu taktik di sisi lainnya tak ingin memberi banyak komentar
terkait kasus penendangan wasit, Toni Chapron kepada pemainnya. Pada
pertandingan melawan PSG sebelumnya, Chapron memang tertangkap kamera sudah
menendang bek milik Nantes, yakni Diego Carlos. Sebelumnya diketahui jika
pemain bertahan asal Brasil itu tidak sengaja sudah menjatuhkan sang pengadil
di tengah pertandingan.

Secara otomatis,
Carlos pun diusir keluar lapangan usai diberi kartu merah oleh wasit terkait
soal kesalahpahaman tersebut. Ranieri yang dimintai keterangannya mengenai hal
itu enggan berbicara banyak. Pada konferensi pers seusai pertandingan, Ranieri pun
merasa tidak percaya karena dirinya sudah mendapatkan 10 pesan singkat dari
seluruh dunia dan mengatakan tindakan sang wasit yang bersangkutan benar-benar
tidak terpuji. Namun Ranieri juga merasa khawatir jika dirinya akan segera
dipanggil komisi disiplin yang berwenang bila salah berbicara. Untuk itu ia
merasa tidak punya hak untuk mengatakan hal apapun sekarang ini.