Manusia salah satunya tidak dimiliki seseorang maka akan

Manusia
hidup di dunia ini sebagai mahluk sosial yang berhubungan dengan manusia lain. Dalam keadaan tertentu manusia tidak bisa mengandalkan kekuatannya
sendiri sehingga ia membutuhkan orang lain untuk membantunya dan mau tidak mau
dia harus berhubungan dengan orang lain. Hubungan antar individu ini sangat
penting untuk dibangun selain untuk membatu kita dalam keadaan tertentu,
hubungan ini juga bisa menjadi salah satu faktor kesuksesan kita baik secara
langsung maupun tidak langsung sadar maupun tidak sadar. Dapat kita lihat pada
suatu organisasi ataupun perusahaan besar yang sukses, setiap anggota ataupun
karyawan saling berinteraksi dalam mengerjakan tugas mereka agar tujuan utama
organisasi dapat tercapai. Disitulah terdapat suatu keterampilan yang berperan
pada setiap individu dalam berhubungan dengan orang lain yang sering disebut
dengan Interpersonal skill.

Dalam dunia kerja interpersonal skill berpengeruh pada
produktivitas pada organisasi tersebut. Jika kita dapat menguasai interpersonal
skill yang memedai maka komunikasi antar anggota akan lebih efektif, dan akan
terciptanya keharmonisan sesame anggota sehingga dapat meningkatkan
produktivitas anggota dalam suatu organisasi

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

Tidak jarang juga dalam suatu organisasi terjadi perbedaan
pendapat ataupun konflik. Disinilah selain keterampilan interpersonal
dibutuhkan juga jiwa kepemimpinan yang dapat memimpin dan memperlancar komunikasi
antar individu pada suatu kelompok. Karena jika dalam suatu organisasi tidak
terdapat seorang pemimpin maka organisasi tersebut bagaikan kapal tanpa nahkoda
yang tidak tahu arah dan tujuan. Begitu juga jika saorang pemimpin tidak mampu memperlancar
komunikasi antar anggota maka buka tidak mungkin mereka akan mengelami stuck dalam menyelesaikan masalah.

Interpersonal skill dan jiwa kepemimpinan berkaitan
satu sama lain. Karena jika salah satunya tidak dimiliki seseorang maka akan
mempengaruhi kinerjanya saat di organisasi. Interpersonal skill dan jiwa
kepemimpinan bisa kita dapatkan lewat pengalaman. Semakin banyak kita
berinteraksi dengan orang lain semakin banyak pengalaman dan pengetahuan kita
tentang sifat-sifat orang lain dan bagaimana cara menghadapinya.  Pengalaman tersebut akan menuntun kita menuju
kesuksesan karena tujuan utama akan mudah tercapai apabila komponen-komponennya
dapat bekerja dengan selaras.